Beautiful, interesting, incredible cinema. Matt and Mou, have been friends since childhood. Their nature is in contradiction. Matt is very protective of Mou, even in choosing her boyfriend.
Assalamualaikum yeyyy kali ini aku bagi resensi dari Matt & Mou semoga bermanfaat 1. Judul Matt & Mou 2. Pengarang Wulan Fadila Fatia 3. Penerbit GagasMedia 4. Tahun terbit 2016 5. Editor Rayina dan eNHa 6. No. ISBN 978-979-780-872-3 7. Jumlah halaman iv + 344 hlm 8. Ukuran buku 14 x 20 cm 9. Kota terbit Jakarta Novel ini ditulis oleh Wulan Fadila Fatia, satu dari sekian banyak penulis yang karya-karyanya cukup saya gemari. Wulan Fadi adalah perempuan kelahiran tahun 1999 dan memang gemar menulis sejak dahulu. Sebelum karya-karyanya diterbitkan, Ia menyalurkan hobi menulisnya melalui aplikasi Wattpad aplikasi untuk menulis dan mempublikasikan tulisan kita dengan account wulanfadi. Wulan Fadi telah menghasilkan banyak karya, baik yang sudah diterbikan maupun yang tidak, antara lain With Julian, Story of Seth, A Aku, Benci, dan Cinta, I Wuf You, dan masih banyak lagi. Genre yang dipilih pun umumnya sejenis, yaitu erat dengan persahabatan dan kisah kasih anak remaja, tak terkecuali novel Matt & Mou ini sendiri, yang telah dibaca lebih dari 3 juta kali melalui aplikasi Wattpad. Cover novel ini memperlihatkan gambar dua buah marshmallow yang menurut saya kurang sesuai dengan tema dan cerita dari novel ini. Cover Matt & Mou di aplikasi Wattpad menurut saya lebih berkaitan dengan isi cerita, dimana memang ada satu kafe yang sering menjadi tempat favorit sang tokoh utama. Tetapi, dari segi warna, cover novel ini cukup menarik perhatian karena warnanya yang cerah dan terkesan manis. Setelah membaca novel ini, saya menyadari bahwa ada kemiripan cerita antara novel Matt & Mou dengan novel Refrain karya Winna Efendi. Gambaran karakter tokoh Nata dan Niki di novel Refrain serupa dengan tokoh Matt dan Mou di novel Matt & Mou. Kedua novel tersebut juga sama-sama mengisahkan bahwa kedua tokoh utama adalah sahabat sejak kecil, yang baru menyadari perasaan mereka masing-masing ketika mereka beranjak dewasa. Akhir cerita dari kedua novel ini juga mirip, dimana sang tokoh pria harus pergi ke luar negeri untuk studi, lalu kembali ke tanah air dan menemui sang tokoh utama wanita. Bedanya, Matt & Mou dituntaskan hingga mereka menikah, sedangkan Refrain hanya sampai ketika mereka bertemu lagi. Matt & Mou diisi dengan berbagai permasalahan yang cukup rumit dan berbelit, sedangkan permasalahan pada Refrain cenderung lebih simpel. Ketika saya membaca cerita Matt & Mou melalui aplikasi Wattpad, jujur, saya merasa agak kecewa dengan akhirannya yang terasa konyol dan tidak masuk akal. Sebab, diceritakan bahwa Matt berpura-pura meninggal dan kemudian secara tiba-tiba muncul kembali dihadapan Mou. Itulah mengapa, ketika cerita ini dicetak, saya agak kurang tertarik untuk membaca versi novelnya. Tetapi teman-teman saya meyakinkan saya bahwa novel ini bagus, dan akhirannya pun tidak seperti yang saya baca di Wattpad. Oleh karena itu, saya mencoba membacanya, dan ternyata, perkataan mereka tidak salah. Novel ini diawali dengan prolog yang berhasil membuat saya penasaran untuk terus membaca kelanjutannya. Latar dan deskripsi tentang tokohpun digambarkan oleh penulis dengan jelas, dan saya suka bagaimana Wulan Fadila menyatukan karakter Matthew yang dingin, kaku, dan pendiam dengan karakter Mou yang hangat, ceria, dan ramah ke semua orang. Cerita di novel ini diceritakan dengan alur maju, dengan sedikit flashback pada beberapa bagian. Kita, para pembaca, diajak untuk menelusuri kehidupan para tokoh melalui sudut pandang orang ketiga serba tahu, dengan bukti kutipan “Matt dan Mou. Sepasang sahabat yang selalu bersama sejak kelas 5 sekolah dasar. Sebenarnya, sejak kecil mereka selalu bersama, karena Matt dan Mou lahir di rumah sakit yang sama,”. Ada banyak tokoh pada novel ini, dan masing-masing tokoh memiliki masalah yang ternyata saling berkaitan satu sama lain. Permasalahan yang melibatkan banyak tokoh inilah yang membuat novel ini terasa agak berbelit-belit, tapi tetap bisa dipahami oleh para pembaca. Tema yang diangkat mungkin sudah biasa, yaitu tentang persahabatan yang tumbuh menjadi cinta. Namun, entah mengapa, Wulan Fadila dapat dengan apik membungkusnya menjadi sebuah karya yang tidak membosankan dengan bahasa sehari-hari yang ringan, tidak baku, namun tetap sopan. Seperti yang saya katakan sebelumnya, akhiran dari novel ini memang berbeda dengan versi Wattpad nya, namun tetap saja, terasa agak aneh dan dipaksakan, meski tetap berhasil membuat saya senyum-senyum sendiri membacanya. Dari novel ini, kita bisa belajar bagaimana mempertahankan persahabatan terlepas dari segala masalah yang mengancam. Kita juga bisa belajar untuk tidak membenci seseorang hanya berdasarkan satu alasan yang belum pasti kebenarannya. Selain itu, novel ini juga mengajarkan kita arti dari ketulusan, saling percaya, jujur terhadap diri sendiri, juga untuk selalu menghargai apapun yang ada di hidup ini, bahkan kenangan sekecil apapun. Novel Matt & Mou sangat cocok dibaca oleh para remaja, yang pasti dapat lebih menghayati alur dari cerita ini, karena tema yang diangkat merupakan hal yang erat kaitannya dengan kehidupan anak-anak remaja. Bahasanya sendiripun simpel, tidak berat, dan bahkan menggunakan beberapa kata yang biasa digunakan kaum muda seperti “Lo”, “Gue,” dan lain sebagainya. Ceritanya pun santai dan ringan, cocok dibaca untuk mengisi waktu-waktu senggang. sumber ;
Kota Terbit : Jakarta. Tebal Buku : 1,5 Cm. Jumlah Halaman : 186 halaman. Novel dengan judul Malik dan Elsa ini merupakan novel karya Boy Candra penulis asal Sumatra Barat dan novel ini merupakan buku ke empat belas yang beliau tulis dari berbagai genre, sekali ini beliau menawarkan cerita beraliran komedi romantis tentang kehidupan dua orang Origin is unreachable Error code 523 2023-06-16 112203 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d82ac21aafc1b03 • Your IP • Performance & security by Cloudflare 5. Menulis Resensi Secara Lengkap. Setelah kamu memperoleh data yang len. gkap, selanjutnya data tersebut kamu resensi dengan sebuah tulisan yang padu. Dan jangan lupa memberikan rekomendasi atas kelayakan buku tersebut untuk dibaca. Baca juga artikel : Contoh Resensi Novel Terlengkap Sesuai dengan EYD. G. Contoh Resensi Bu. ku Pengetahuan Judul Matt and Mou Penulis Wulanfadi Editor eNHa & Rayina Desainer sampul Dwi Anissa Anindhika Penerbit GagasMedia Blurb “Lo aja masih ngelak sama perasaan lo. Gimana dia mau berharap lebih?" Namanya Matt. Cowok antisosial yang bisa kau temui di pojok kelas, atau di kantin dengan buku bacaan tebalnya. Benar-benar tertutup. Apalagi soal perasaan. Kematian ayahnya semakin membuat Matt enggan membuka diri. Lain lagi dengan Mou. Cewek hiperaktif yang bisa kau temui di keramaian kantin, atau di lapangan sekolah sebagai pemandu sorak. Benar-benar terbuka. Apalagi soal perasaan. Perceraian orangtuanya membuat Mou terpaksa menutupi kesedihan dengan tawa. Keduanya bersahabat karena kegigihan Mou. Lalu, dalam persahabatan..., apa wajar jika timbul kata cinta? Jika itu terjadi, apakah persahabatan akan tetap sama? Bagaimana jika mempertahankan persahabatan menyisakan sakit saja? Dan, benarkah cinta akan memihak jika kau sungguh-sungguh dengan segenap hati dan rasa? Kisah dua orang sahabat yang memendam rasa, tetapi tak berani mengambil kesempatan. Sebuah novel yang menyentuh hati banyak pembaca dan membuat mereka menguraikan air mata. Matt and Mou bercerita tentang Matt sama Mou yang udah bersahabat dari kecil. Seperti yang ada di blurb-nya, mereka saling memendam rasa karena mereka cuma sahabat dan saling mikirnya kalau satu sama lain enggak nganggep lebih dari sahabat. "Seperti ketika api dan es yang bersama, api tidak memancarkan kobarannya, hanya sebatas rasa hangat yang menenangkan. Sementara itu, es perlahan mencair seiring bersama sang api. Seperti itulah persahabatan Matt dan Mou sesungguhnya." Di sini diceritakan kehidupan mereka. Mulai dari cerita awal mereka temenan, terus ada cerita tentang temen-temennya Matt juga kalau kalian ngikutin ceritanya Wulan, kalian pasti tahu Juna, Mika, Seth, Julian, Alvaro, terus ada cerita tentang Retha, Bill nah loh sapa noh, dan tentu aja ada cerita tentang... Mou yang digebet dan menggebet cowok. Oke, saya penasaran banget sama novel ini karena dulu saya pernah baca versi Wattpad-nya. Kalau enggak salah, sekitar dua sampai tiga tahun yang lalu-saya lupa lol. Yang jelas, waktu itu saya baca dan saya cukup menikmati ceritanya, tapi satu hal yang saya sayangkan dari cerita Wattpad-nya waktu itu adalah, ending-nya. Yang versi Wattpad itu, ending-nya, Matt pura-pura mati. Dan beberapa tahun kemudian, ujug-ujug, dia nongol lagi di hadapan Mou dan... udah. Menurut saya itu kurang masuk akal. Maksudnya, ada ya orang kepikiran pura-pura mati sampe bertahun-tahun? Sampe bikin kuburan palsu? Itu bercandaan yang sangat amat tidak lucu dan membuang-buang uang lol. Waktu denger buku ini mau terbit, saya penasaran sama versi cetaknya. Saya yakin banget baca sok tahu banget kalau ending-nya bakal diubah karena jujur, kalau denger judul Matt and Mou, yang terlintas di otak saya itu, Matt yang pura-pura mati. haha. Jadi, waktu PO, saya langsung ikutan hehe. Nah, saya baru sempet baca ini waktu selesai UTS karena nyampainya pas saya UTS, dan saya baca ini enggak sampai sehari. Selain karena emang saya gabut, ceritanya emang ringan dan enggak butuh waktu lama buat nyelesaiinnya. Sampai mau ending, saya mikir, "Wah, bener kan, ending-nya berubah." Terus saya juga mikir kalau buku ini rapi, sistematis, berulang, dan beban ditingkatkan seiring waktu yak. penjasorkes nyaris enggak ada typo, walaupun ada beberapa kayak kata-kata terpotong tapi they're ok. Dan saya juga dapet karakter Matt sama Mou. Matt yang cuek-cuek ngeselin, dan Mou yang heboh-heboh gaje. Haha. Tapi, saya nemu beberapa hal janggal yang akan saya bahas di bawah, sebentar lagi. Sebelum itu, saya mau ngomong tentang ending-nya. Saya senang karena dugaan saya benar, ending-nya diubah. Tapi bukan berarti ending versi cetaknya memuaskan banget sih. Agak enggak masuk akal menurut saya. Oke, segitu dulu. Kalau kalian belum baca bukunya dan enggak mau kena spoiler, silakan tinggalkan tulisan ini. Tapi, kalau kalian udah baca atau belum baca tapi enggak masalah kena spoiler, silakan scroll ke bawah. Saya mau bahas beberapa bagian yang menurut saya agak aneh. Tapi tenang aja, kok. Ini kan bukan post khusus spoiler, jadi saya enggak bahas panjang-panjang. Cuma bahas hal-hal yang agak aneh menurut saya. Eh, tapi sebelumnya, saya mau naruh beberapa kutipan di sini. Hehe "Tapi waktu dengan jahatnya terus berjalan ke depan, lambat, tapi mematikan; lambat, tapi membawa kesedihan; lambat, tapi pasti." - "Andai dengan lagu Matt kembali Andai Mou tersedu Matt di sini...." - "Satu hal yang membuat gue terus mempertahankan persahabatan kami; Karena dia ada, saat gue terjatuh. Selamanya seperti itu." - "Kadang, cinta itu ada di sekitarmu tanpa kamu sadari. Kamu hanya perlu menunggu cinta mencarimu. Pada waktu yang tepat." - Oke ini batasnya. Dadah orang-orang anti spoiler! Yang pertama, saya mau nanya soal masalah si Bill. Bill kan nganggepnya ayah dia ninggalin dia dan ibunya terus nikah sama ibunya Mou, makanya Bill itu dendam banget sama Mou. Sampe ngelemarin fotonya pakai pisau lipat. Itu nyeremin, ok. Nah, yang saya bingungin, kenapa si Bill dendamnya sama Mou aja? Kan Mou juga punya adik-si Rina. Dan Rina juga terkenal, kok. Mana mungkin Bill enggak tahu Rina. Tapi kenapa dendamnya cuma sama Mou? Terus ada yang ini, di halaman 188, dibilang kalau Matt dan kawan-kawannya Juna dkk, menyembunyikan pertemanan mereka. Tapi sebelumnya, di halaman 15, dibilang kalau sejak mereka berenam berteman, Julian enggak pernah ditindas lagi karena yang nindas bakal ditindas balik sama Alvaro. Nah, kan kalau kayak gitu, artinya orang-orang udah tahu mereka temenan, makanya enggak ada yang nindas Julian lagi. Iya, kan...? Soalnya, di akhir buku, ada tuh, cerita yang Juna dkk nyamperin Matt di kelasnya dan gara-gara itu, orang-orang tahu mereka temenan. Jadi, baru di akhir kan orang-orang tahu..? Btw, itu pas bagian Juna dkk nyamperin, saya enggak ngerti maksudnya apa. Tiba-tiba Juna dkk dateng terus minta Matt selesaiin baik-baik sambil kayak marah, terus Matt tiba-tiba marah juga. Padahal sebelumnya, walaupun Matt masih agak kesel sama Juna dkk, udah lumayan adem. Terus abis itu, Juna dkk nyamperin Matt ke rumahnya dan bilang tadi di sekolah mereka cuma bercanda... Maksudnya kan, kalau Juna dkk cuma bercanda, seenggaknya Matt bingung atau gimana gitu, kek. Kayak "Napa ni orang-orang tiba-tiba dateng dan marah-marah?" Tapi begitu disamperin, Matt malah ikutan ngegas. Oke, lanjut. Ini ada di halaman 282. Jadi, sebulan atau delapan hari..? Oke, terus ini di halaman 255 kan Arita ibunya Matt bilang dia bakal bertugas di Jerman dan dia mau Matt ikut. Selain buat pengobatan, juga supaya Arita punya lebih banyak waktu sama Matt. maaf gelap. kena bayangan lol Tapi terus, di akhir-akhir, Mou cerita kayak gini Kan dia cerita selama Matt pergi, Kinan ibunya Mou sama Arita damai. Terus Mou sering nganter mereka arisan. Lah, bukannya Arita di Jerman? Masa balik duluan? Katanya ngajak ke Jerman biar punya banyak waktu sama Matt. Kok dia bisa arisan sama Kinan? Dan terakhir, ini tentang ending-nya... Saya senang ending-nya Matt enggak pura-pura mati. Di sini akhirnya Matt balik pas Mou lagi acara kelulusan SMA. Kelas 12. Setahun setelah Matt pergi tanpa pamit dan selama itu, tanpa kabar. Setahun. Tanpa kabar. Tiba-tiba datang. Kelas 12. Lulus SMA. Dan... dia datang bawa cincin kawin "" Setelah setahun menghilang, datang waktu kelulusan SMA dan langsung ngelamar. Dan diterima " hahahaha. Untungnya sih, gak langsung nikah. Setelah epilog, ada semacam bonus chapter dan mereka udah menikah + beranak. Di situ dijelasin mereka nikah empat tahun setelah Matt ngelamar. Maksud saya kan... ini lulus SMA lho.. dan Matt abis ngilang setahun. Kalau saya jadi Mou sih, udah saya tendang Matt jauh-jauh. Hahahaha. Ok, terakhir, saya kasih 3 dari 5 bintang buat Matt sama Mou yang sering bernostalgia di kelas 6A wkkw.

This novel became the umpteenth teen novel the "smell" of Korea. Since the presence of Korean Pop in the country a few years ago, as if the fever Korea dominate the entertainment industry in Indonesia. Of music, the emergence of group-boyband girlband, until the novel. All that flavorful Korean fans will be hunted.

Reads 3,938,112Votes 193,510Parts 30Complete, First published Feb 18, 2014Table of contentsSat, Mar 1, 2014M-A 1 Matthew and MouretaSat, Mar 1, 2014Mon, Mar 3, 2014Tue, Mar 4, 2014Thu, Oct 13, 2016Wed, Mar 5, 2014M-A 5 Rasa Sakit KeduanyaThu, Mar 6, 2014Sat, Mar 8, 2014M-A 7 "Sayangnya Bukan Yang Manis."Sun, Mar 9, 2014M-A 8 Target PertamaTue, Mar 11, 2014Wed, Mar 12, 2014Sun, Mar 16, 2014M-A 11 Bertemu Teman LamaFri, Mar 28, 2014M-A 12 "Never Wanna Let You Go"Fri, Mar 28, 2014M-A 13 Apa Persahabatan Ini Berakhir?Sat, Mar 29, 2014Mon, Mar 31, 2014M-A "All About Us"Tue, Apr 1, 2014Wed, Apr 2, 2014Fri, Apr 4, 2014M-A 17 Karena KenanganSun, Apr 6, 2014Mon, Apr 7, 2014M-A 19 Berubah HaluanTue, Apr 8, 2014Thu, Apr 10, 2014Fri, Apr 11, 2014Sat, Apr 12, 2014M-A 23 "Don't Want An Ending"Sun, Apr 13, 2014M-A 24 Matahari dan PlutoSun, Apr 13, 2014Wed, Apr 30, 2014Sat, Aug 6, 2016Sat, Dec 8, 2018The Rules Series 2 Matthew Rizki Akbar Biasa, cowok dan cewek bersahabat sejak kecil. BIasa, cowok dan cewek saling memendam rasa di hati kecil. Namun, jika ini terjadi padamu, apa yang kau lakukan? Faktanya, yang biasa tidak biasa seperti kedengarannya. © Copyright 20145wulanfadi
\n \n resensi novel matt and mou
D an di bagian akhirnya pun tidak terasa feel romansanya padahal novel ini tergolong fiksi romance, maka seharusnya hal itu lebih ditekankan. Ada juga beberapa kata yang kurang jelas atau salah pengetikan yang membuat saya sedikit terganggu ketika membacanya dan bahasanya sedikit ada yang kasar karena novel ini menggunakan bahasa gaul.
Resensi novel Matt and Mou memuat penilaian kelebihan dan kekurangannya sebagai karya sastra. Penilaian tersebut berdasarkan sinopsis, unsur intrinsik, dan ekstrinsiknya. Berikut ini resensi lengkap novel Matt and Mou yang sangat menarik untuk kamu baca. Identitas Novel Matt and Mou Judul NovelMatt and MouPenulisWulan Fadila FatiaJumlah halaman344 halamanUkuran buku13 x 20 cmPenerbitGagasMediaKategoriFiksiTahun Terbit2016Harga novelRp. Novel Matt and Mou karya Wulan Fadhia Fatia berjumlah 344 halaman dengan ukuran 13 x 20 cm. Buku ini diterbitkan oleh GagasMedia pada tahun 2016 sebagai jenis buku fiksi. Harga novelnya kini Rp. Sinopsis Buku Novel Matt and Mou Resensi novel Matt and Mou dan sinopsisnya menceritakan kisah dua remaja yang telah berteman sejak jaman kelas 5 SD sampai kini mereka berdua sekolah di SMA. Mereka berdua yang dimaksud adalah Matt dan Mou. Mereka berdua menjalin persahabatan yang sangat erat, meskipun mereka berdua mempunyai karakter yang berbeda. Matt adalah sosok seorang lelaki yang sangat kaku, cuek, dingin, dan keras kepala. Tetapi, sikapnya tersebut memang tidak berlaku untuk Mou. Hal tersebut dikarenakan Matt menganggap Mou seperti adiknya sendiri. Sedangkan, Mou merupakan perempuan manja, bawel, pemalas, dan selalu ceria. Matt selalu menemani dan menjaga kemanapun Mou pergi. Mou juga menganggap Matt seperti kakak kandungnya sendiri. Suatu waktu, Mou menyukai temannya Matt yaitu Reza. Hal tersebut menjadi awal mula konflik dalam novel tersebut. Reza adalah seorang vokalis band yang sudah mempunyai banyak penggemar karena secara fisik, ia ganteng. Kemudian, suaranya juga bagus. Mengetahui hubungan Mou dengan Reza, Matt pun langsung bertindak. Matt memberikan syarat untuk Matt apabila ingin mendekati adiknya, Mou. Tetapi, hal tersebut pun disetujui oleh Reza. Hal tersebut tentu saja membuat Mou menjadi merasa begitu kesal dengan tingkat Matt yang sangat protektif. Karena adanya permasalahan tersebut maka Mou mempunyai pemikiran untuk menjodohkan Matt dengan perempuan lain. Tujuannya agar Matt tak lagi ikut campur dalam hubungan Mou dan Reza. Tetapi, Matt tetaplah menjadi seorang pria yang keras dan kaku sehingga tidak ada perempuan yang tertarik dengannya. Lalu, dalam waktu sebulan berikutnya Mou ditinggal oleh Matt tanpa kabar saat Matt akan melanjutkan pendidikannya di Jerman. Tentu, hal tersebut membuat Mou cukup sedih karena ia harus jauh dari Matt. Mou benar-benar merasakan kehilangan Matt, bahkan dari kejadian tersebut ia baru menyadari bahwa Mou ternyata benar-benar menyukai Matt. Persahabat antara Mou dan Mou ternyata berubah menjadi cinta. Unsur Intrinsik Novel Matt and Mou Adapun unsur intrinsik novel Matt and Mou yang harus kamu ketahui, yaitu 1. Tema Tema dalam novel Matt and Mou yaitu tentang hubungan persahabatan yang beurbah menjadi cinta. Hal tersebut terlihat dari perubahan rasa cinta Matt dan Mou yang awalnya hanyalah seorang sahabat. 2. Tokoh Matt Keras, kaku, dan Cuek. Mou Ceria, riang, dan cerewet. Reza Supel dan selalu ceria. 3. Latar Tempat Latar tempat terjadi di rumah Matt, rumah Mou, tempat konser, dan sekolah. 4. Latar Waktu Latar waktu terjadi pada pagi hari, siang hari, dan malam hari. 5. Sudut Pandang Sudut pandang yang digunakan dalam novel Matt and Mou yaitu pagi hari, siang hari, dan malam hari. 6. Alur Alur yang digunakan dalam novel Matt and Mou yaitu menggunakan alur maju sehingga ceritanya sangat runtut dari awal cerita. 7. Sudut Pandang Sudut pandang yang digunakan penulis novel Matt and Mou menggunakan sudut pandang orang ketiga. 8. Amanat Amanat dalam novel Matt and Mou yaitu untuk saling mengungkapkan apa yang kita rasakan kepada orang yang disukai. Jangan gengsi karena itu akan membuat kita merasakan rasa sakit patah hati yang lebih dalam. Unsur Ekstrinsik Novel Matt and Mou Adapun unsur ekstrinsik yang terdapat dalam novel Matt and Mou yaitu 1. Nilai Sosial Nilai sosial yang terdapat dalam novel Matt and Mou yaitu agar kita berperilaku baik kepada setiap orang. Jangan bersikap keras kepala dan cuek. Tentu saja, setiap orang pastinya membutuhkan bantuan orang lain. 2. Nilai Pendidikan Terdapat nilai pendidikan yang mengajarkan pada pembaca untuk tetap semangat dalam belajar, meskipun memang sedang patah hati. Meskipun, tokoh Matt sedang patah hati. Ia tetap meraih mimpinya untuk bersekolah sampai ke luar negeri. 3. Nilai Moral Nilai moral yang terdapat dalam novel Matt and Mou yaitu untuk tidak berpikiran negatif kepada orang lain. Karena sisi negatif seseorang belum tentu terlihat dari covernya. Kelebihan Novel Matt and Mou Kelebihan yang terdapat dalam novel Matt and Mou yaitu mempunyai penggunaan bahasa atau diksi yang sangat mudah untuk dimengerti. Oleh karena itu, pembaca mudah dalam memahami isi novel. Selain itu, cover novel Matt and Mou juga sangat menarik perhatian. Alur dalam novel diceritakan secara runtut menggunakan konjungsi kronologis yang cukup mudah dipahami. Kekurangan Novel Matt and Mou Kekurangan yang terdapat dalam novel Matt and Mou yaitu terlihat dari adanya kesalahan penulisan dalam novel atau typo. Selain itu, secara keseluruhan semua unsur dalam novel cukup bagus. Pesan Moral Novel Matt and Mou Pesan moral yang terkandung dalam novel Matt and Mou yaitu untuk bersikap jujur kepada siapapun agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Ada kabar gembira untuk penggemar pasangan Prilly dan Maxime. Pasalnya, mereka akan segera terlibat dalam satu project film berjudul “Matt […]
Matt And Mou Novel. ” gadis itu mengingatkanku pada seseorang. Matt and mou merupakan cerita yang diusung dari novel wattpad dengan judul yang sama karya Matt & Mou - Wulanfadi Mizanstore from matt & mou by wulanfadi judul The film’s music composed by andi rianto. “matt and mou” menjadi salah satu cerita wattpad yang menyita banyak respon positif dari kalangan pecinta Dia Mau Berharap Lebih?” Namanya latuconsina, maxime bouttier, irsyadillah. Sardjono 1 martial arts 2 mashdar zainal 1 matt and mou free pdf 1 mayang aeni 1 me before you free 5 medpress 3 sardjono format pdf atau baca secara online ebook sekar by maria a. Seseorang yang tertutup dan pendiam ,tetapi dari sikap tersebut matt seorang yang Ini Berfokus Pada Sepasang Sahabat Yang Memilik Sifat Saling Bertolak pluto, dan akhir cinta kita “lo aja masih ngelak sama perasaan lo. Film yang diproduksi oleh md pictures ini akan tayang perdana pada tanggal 24 januari 2019. Novel perempuan yang lain by maria And Mou Bercerita Tentang Matt Sama Mou Yang Udah Bersahabat Dari if you know why ini merupakan sekuel dari novel sebelumnya, yaitu if you know why. Foto novel matt and mou credit Kleting kuning karya maria Mereka Saling Bertolak 13+ 1h 36m romantic movies. Awal mula matt kenal retha di versi novel 1 komentar baca selengkapnya postingan lainnya diberdayakan oleh blogger Indonesia ebook / novel / matt & mou matt & mou by wulanfadi matt & mouMatt And Mou Merupakan Cerita Yang Diusung Dari Novel Wattpad Dengan Judul Yang Sama Karya flamboya berbunga maria a sardjono ketika mas gagah pergi helvy t. Novel matt & mou sendiri merupakan karya best seller di wattpad dan memiliki banyak penggemar. Dalam film ini, prilly latuconsina dan maxime bouttier didapuk menjadi pemain sekaligus pemeran utama.
20. Matt & Mou. Film ini diperankan oleh Prilly Latuconsina (Mou) dan Maxime Bouttier (Matt) yang kisahnya diangkat dari novel dengan judul yang sama. Matt dan Mou adalah teman sejak kecil yang selalu bersama-sama. Mereka sama-sama memiliki masa lalu yang tidak indah untuk dikenang. Hal lain yang menambah masalah mereka ketika Mou didekati oleh

Meu mundo versus Marta não é um quadrinho fácil. Sem um único balão de texto, somos jogadas em uma distopia - época e lugar desconhecidos - com poucas informações disponíveis sobre ela. É um enredo bastante subjetivo, mas que, para mim, não funcionou muito bem. Parceria Momentum Saga e Quadrinhos na Cia O quadrinho Em uma cidade com ares de Pelotas, num futuro incerto e distópico, acompanhamos um sujeito que trabalha em algum tipo de laboratório genético. Em sua casa, ele mantém um tipo de biorrobô a Marta do título que, no começo, achei que fosse sua filha e por boa parte da leitura achei que fosse. Conforme os dois circulam pelos cenários degradados, o casal atrai a atenção das pessoas, que lhes dirigem olhares desconfiados, intimidantes. A sensação é que um conflito está prestes a estourar. Marta deixa de ser criança e conforme acompanhamos os quadros. O relacionamento dos dois se intensifica conforme lá fora as coisas parecem degringolar. O homem está cansado do seu trabalho, querendo passar seu tempo com Marta. É possível notar o medo e a opressão nos quadros, conforme acompanhamos o cenário, a mudança nas fachadas, a forma como algumas pessoas apontam para Marta e seu companheiro. Os personagens se blindam da barbárie do lado de fora através da arte, como com a música, onde temos quadros em que eles tocam piano juntos. No apartamento do homem vemos pôsteres de filmes, além dos desenhos feitos por ele. O próprio autor do quadrinho comentou em uma entrevista para a Gazeta do PovoOs truculentos, os protofascistas, os intolerantes e os egoístas odeiam a arte porque a arte transporta um tipo de celebração incômoda que os atinge, porque fere e altera permanentemente os processos do acomodar que lhes é tão conveniente, os processos em que, como se observa hoje no Brasil, levam uma parcela minoritária da população a abraçar a morte e também os discursos que, sem qualquer pudor, descartam a vida e a dignidade humana. Nesse sentido, o quadrinho dialoga diretamente com a gente nesses tempos doidos de pandemia, onde as artes nos livros, séries, filmes, quadrinhos, se tornaram nosso escape desse mundo horrível. Assim como ciclo de opressão vivido pelo personagem recomeça no quadrinho, para nós é um ciclo que também recomeça ao vermos que o autoritarismo, o militarismo, a ditadura, nunca são abolidos completamente. Eles estão sempre à espreita, tal como alguns personages do quadrinho. Não tenho problema com obras subjetivas, mas acredito que obras abertas demais acabam ficando um tanto incompreendidas. Os autores precisam nos dar as migalhas que vão preencher os espaços vazios deixados para que cada pessoa que leia o preencha com sua própria compreensão. E sinto que aqui ficou tudo tão subjetivo que é bem possível que você termine de ler e não tenha, de fato, captado as mensagens deixadas nos quadros. Também não tenho problema com ausência de textos nos quadros. É possível entender as histórias através dos desenhos. Mas nem mesmo a narrativa visual do quadrinho é clara. Os autores já disseram que o quadrinho tem várias interpretações conforme o lemos várias vezes, mas se você precisa ler várias vezes será que a compreensão não fica prejudicada? Nem era preciso mexer muito na estrutura da obra, mas senti falta de mais contexto que ajudasse quem lê a não ficar boiando. Os traços são super simples, mas não menos carregados de uma forte mensagem. Gostei da forma como o ilustrador compôs os quadros, até mesmo no uso dos vazios para expôr o vazio da vida dos personagens. Os poucos textos que vemos estão na verdade em cartazes e fachadas, nunca em balões falados pelos personagens. O quadrinho em si é em papel encorpado no miolo e capa comum de acabamento e realidade São nos momentos de maior opressão que a arte deve ser protegida e preservada. Essa é uma das lições valiosas de Meu mundo versus Marta, onde as personagens se isolam do mundo violento, tentando encontrar alguma beleza em meio ao caos. É também uma lembrança de como a arte sofre ataques assim que um populista de discurso fácil chega ao poder. Nem precisamos abrir um livro de história, veja o que acontece aqui diariamente. Paulo Scott é um poeta e escritor brasileiro. Rafael Sica é um ilustrador e quadrinista brasileiro. Pontos positivos Marta Distopia Pontos negativos Subjetivo demais Leitura lenta É chato Título Meu mundo versus MartaRoteiro Paulo ScottIlustração Rafael Sica Editora Quadrinhos na Cia Companhia das LetrasPáginas 160Ano de lançamento 2021Onde comprar na Amazon com brinde ou sem!Avaliação do MS? Não vou dizer que o quadrinho é de todo decepcionante. Foi uma leitura bem OK para mim. Apenas senti que subjetividade demais no quadrinho prejudicou a mensagem passada. Três aliens para Meu mundo versus Marta. Até mais! Já que você chegou aqui...

Tantei wa mou shindeiru was one of phenomenal seasonal anime even top 1 popularity summer anime 2021 if without involve other sequel anime. i remembered why this series enough enjoyed by mostly people due to this anime adaptated based light novel source which get Kono light novel ga tsugoi for 2021 for best light novel category n best female category.
Resensi Novel: Ayat Ayat Cinta. Detail Novel Judul : Ayat Ayat Cinta ISBN : 979-3604-02-6 Penulis: Habiburrahman El Shirazy Penerbit: Republika Terbit: Desember 2004 Isi: 419 halaman Bila buku/novel yang bertema agama biasanya terkesan kaku dan menggurui, cobalah nikmati novel "Ayat Ayat Cinta" ini, Anda akan terkejut karena Anda tidak akan mampu melepas buku ini dari genggaman Anda.

Matt& Mou adalah film drama remaja romantis Indonesia yang dirilis pada 24 Januari 2019.Film ini disutradarai oleh Monty Tiwa dan diadaptasi dari novel dengan judul sama karya Wulanfadi.Film ini merupakan film ketiga yang diangkat dari novel karya Wulan, setelah A: Aku, Benci & Cinta dan R: Raja, Ratu & Rahasia.. Film ini juga menjadi debut aktris Prilly Latuconsina bermain film bergenre

55179267-resensi-novel-padang-bulan.doc. chevy. Contoh karya Resensi novel. Contoh karya Resensi novel. Intan Mulya. Contoh Laporan Hasil Membaca Novel.
N0PC.
  • 1hpfjik0s8.pages.dev/212
  • 1hpfjik0s8.pages.dev/775
  • 1hpfjik0s8.pages.dev/840
  • 1hpfjik0s8.pages.dev/413
  • 1hpfjik0s8.pages.dev/350
  • 1hpfjik0s8.pages.dev/204
  • 1hpfjik0s8.pages.dev/791
  • 1hpfjik0s8.pages.dev/942
  • resensi novel matt and mou